Rotterdam Marathon

rotterdam marathon

Rotterdam Marathon (Photo from www.nnmarathonrotterdam.org )

Hari ini, salah satu event lari terbaik di dunia telah terlaksana, yaitu Rotterdam Marathon. Banyak pelari yang memperoleh waktu terbaiknya di sini. Wajar sih, Belanda kan permukaannya datar jadi enak banget dipake lari, bisa kenceng.

Sebagai seorang runner, tentu saja saya tidak mau ketinggalan event ini. Meskipun sekarang lagi exam week, tetap saya bela-belain ikutan. Tapi saya ikutnya kategori 1/4 Marathon aja. Kayaknya nggak bakal kuat kalo ikut Full Marathon, soalnya di sini udah jarang latihan lari. Maklum, selama winter di sini dingin parah euy *alesan. Di sini saya mau cerita bagaimana pengalaman mengikuti event ini.

  • Pendaftaran

Pendaftaran Rotterdam Marathon sangat mudah. Tinggal buka webnya, masukin identitas, terus daftar deh. Untuk pembayaran, bisa melalui CC atau PayPal. Berhubung saya punya rekening Belanda, bisa bayar pake iDEAL, sistem pembayaran online utama di sini. Setelah berhasil, kita akan mendapat nomor BIB dan konfirmasi pendaftaran. Saya lihat datanya ada 12.798 peserta untuk FM dan 12.526 untuk 1/4 M. Wuih, banyak banget yaa..

  • Pengambilan Race Pack

Salah satu masalah yang biasanya timbul adalah saat pengambilan race pack (T-shirt + BIB). Pada beberapa event lari di Jakarta, beberapa kali saya temui kondisinya semrawut saat pengambilan race pack, mulai dari antrian super panjang hingga ukuran kaos yang tidak sesuai. Untuk di Rotterdam Marathon, ternyata sistemnya cukup rapi. Race pack kita sudah terbagi-bagi ke dalam kardus sesuai nomor BIB. Jadi kita tinggal mendatangi di mana kardus yang berisi nomor kita, lalu meminta tolong petugas untuk mengambilkan (dengan menyerahkan konfirmasi pendaftaran yang sudah di-print). Jadi cepat sekali prosesnya, nggak pake ngantri.

pengambilan bib

Tempat pengambilan race pack

  • Rute Lari

Race dimulai jam 10 pagi, baik yang FM maupun 1/4 M, hanya saja lokasi start nya beda. Rutenya juga beda. Untuk 1/4 Marathon, start dimulai dari stasiun Rotterdam-Blaak (sebelahnya Kijk-Kubus, rumah yang berbentuk kubus itu). Lalu rutenya mengelilingi danau Kralingse Pas, nikmat banget lari sambil melihat-lihat pemandangan danau dan hutan gitu. Sepanjang pinggiran jalan, banyak orang yang menyemangati para pelari. Ada yang nyanyi-nyanyi, ada yang joget-joget, bahkan ada yang sampe bikin marching band. Asik dah.

Water station tersedia setiap 5 km. Saya kira di sini bakal lebih baik dari Indonesia. Ternyata sama saja, setelah minum gelas-gelasnya pada dibuang di jalanan, hiks.. Tapi emang sih, panitia nggak menyediakan tempat sampah yang gede. Saya saja setelah lari ratusan meter baru nemu tempat sampah buat buang gelas.

lari di rotterdam marathon

Overall, sebagai event internasional tentu saja Rotterdam Marathon ini keren banget. Sayangnya tidak banyak orang Indonesia yang ikutan, jadi saya merasa agak kesepian >_<. Oke, sekian dulu sharing kali ini. Sampai jumpa di event lari selanjutnya 😀

hendra di rotterdam marathon

Advertisements

Anak-Anak Ini Juga Punya Mimpi..

run for charity morrisey 2013

Hari Minggu kemarin saya mengikuti event Run for Charity 2013. Info mengenai larinya sendiri bisa dibaca di sini. Yang akan saya bahas di sini adalah sisi ‘charity’-nya. Seperti yang dijelaskan di link tersebut, seluruh biaya pendaftaran akan disumbangkan ke YKAKI (Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia).

Pada acara tersebut, turut dihadirkan pula anak-anak asuhan YKAKI. Mereka berkenalan satu-satu di atas panggung. Saat ditanya apa cita-cita mereka, ada yang ingin menjadi guru, fotografer, dokter umum, dokter spesialis kanker, bahkan ada yang ingin jadi presiden 🙂

Apakah itu hanya sekedar angan-angan belaka?

Tentu saja tidak..

Meskipun menjadi penderita kanker, bukan berarti harapan mereka langsung pupus begitu saja. Menurut penjelasan dari YKAKI,  kanker pada anak dapat disembuhkan bila dideteksi secara dini dan pengobatan serta perawatannya dilaksanakan dengan sarana/prasarana yang memadai. Karena itulah YKAKI turut membantu pengobatan anak-anak tersebut dan memfasilitasi pencapaian mimpi mereka melalui berbagai programnya.

anak2 YKAKI

Lihat saja, anak-anak ini tetap bersemangat dan tidak putus asa mengejar cita-citanya. Mereka juga kompak saat menyanyikan lagu “I Have a Dream” di atas panggung. Bagaimana dengan kita-kita ini yang lebih beruntung dari mereka? Gak boleh kalah donk.. Jangan sampai hanya karena sedikit hambatan saja lantas membuat kita putus asa.

Mari kejar mimpi kita sampai dapat!! 😀

HaloFit Night Run – Event Lari Edisi Ramadhan

HaloFit Night Run

Kalo Ramadhan gini, event lari jadi sepi ya.. kan pada puasa. Eitzz siapa bilang? Meskipun lagi bulan puasa, tetep ada yang ngadain race loh, salah satunya yaitu HaloFit Night Run!!

Sesuai namanya, event ini diadakan di malam hari, yakni pada hari Sabtu, 27 Juli 2013 di Monas. Untuk kategori 10k, lari dimulai pada jam 23.00, sedangkan kategori 5k start jam 23.10. Start dan finish yaitu di Gerbang Barat Daya Monas. Untuk 10k, putar balik di Semanggi, sedangkan 5k di Bundaran HI.

Berhubung saya ikut yang 10 km, dan waktu tempuhnya lebih dari 1 jam, maka bisa dibilang saya baru saja berlari selama dua hari, start-nya hari Sabtu dan finish-nya Minggu, hahaha 😛

Tsel Runners

Continue reading

SEBELASTHLON!! Coz Duathlon or Triathlon are too Mainstream

sebelasthlon

Pagi ini saya mengikuti kompetisi yang cukup unik, yaitu Sebelasthlon!! Acara yang diselenggarakan oleh Aquarius ini digelar di Lapangan D Gelora Bung Karno. Kenapa unik? Karena di sini kita melakukan 11 olahraga sekaligus secara berturut-turut, yaitu:

  1. Lari jarak jauh (3 atau 5 km)
  2. Jalan cepat 200 meter
  3. Lari halang rintang 50 meter
  4. Lari mundur 20 meter
  5. Balok titian 8 meter
  6. Hiking (mendaki bidang miring) setinggi 1,8 meter
  7. Sprint (lari cepat) 100 meter
  8. Tire path (meloncati deretan ban mobil) sepanjang 10 meter
  9. Monkey bar (gelantungan) sejauh 1,65 atau 3 meter
  10. Crawling (merangkak) 10 meter
  11. Tire hurdle (berlari sambil membawa ban mobil di bahu) 10 meter

Udah kayak benteng Takeshi aja lah pokoknya, hahaha..

Suasana di Sebelasthlon (photos by: Garmin Indonesia)

Suasana di Sebelasthlon (photos by: Garmin Indonesia)

Setelah berhasil melewati semua rintangan, para peserta yang telah mencapai garis finish memperoleh medali. It’s okay lah gak menang kompetisinya, yang penting dapet finisher medal (yaaaay).

medali sebelasthlon

Run, Lari, Run

running

Kalo kalian ditanya, olahraga apa yang paling murah dan gampang? Kemungkinan besar pasti akan menjawab.. “LARI”!!
Jelas lah, lari bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, di mana saja. Tidak butuh skill macem-macem, cukup dengan modal kaki. Tidak punya sepatu? nyeker pun jadi.

Berhubung saya tidak begitu ahli dalam olahraga lain, akhirnya saya pun mulai melatih diri untuk menjadi seorang runner. Apalagi teman-teman kantor juga cukup banyak yang hobi lari. Soalnya memang banyak banget manfaat yang  diperoleh dengan rutin berlari… di antaranya:

  1. Badan lebih sehat dan bugar karena berolahraga
  2. Membantu membakar lemak, bagi yang pengin langsing
  3. Melatih kekuatan paru-paru dan jantung
  4. Bisa mengurangi stress
  5. Memperkuat tulang, terutama tulang kaki
  6. Tidur bisa jadi lebih pulas
  7. Pas lari bisa sambil cuci mata #eh (melihat pemandangan alam maksudnya 😛 )
  8. Bisa melarikan diri dari kejaran preman, binatang buas, maupun zombie apocalypse.
  9. dan masih banyak lagi..

Saya sendiri sedang berusaha untuk merutinkan lari pagi, minimal 2 kali seminggu lah. Berhubung saya pake smartphone, bisa install aplikasi untuk mencatat record lari saya. Aplikasi yang biasa aku pake adalah Endomondo. Di situ kita bisa melihat rute, jarak, dan waktu lari yang telah kita lakukan (baik diri sendiri maupun teman). Selain itu bisa kita lihat statistik yang bisa ditampilkan juga di Facebook, twitter, serta jejaring sosial lainnya. Cukup menarik dan memotivasi.

Contoh tampilan record lari di Endomondo

Contoh tampilan record lari di Endomondo

statistik lari di FB

statistik lari di FB

Menariknya lagi di Jakarta cukup sering terdapat race yang bisa diikuti (rata-rata sebulan sekali lah). Selain lomba lari, di acara seperti itu biasanya terdapat games dan doorprize juga, jadinya asik lah.. Tentu saja saya ikut-ikutan race cuma buat senang-senang, bukan demi menang balapannya. Peluangnya cukup kecil, soalnya banyak atlet yang ikut. Sangat jauh levelnya dibanding pemula macem diriku, fufufu.. Seperti kata teman saya, “Semua finisher adalah juara”. Jadi asal berhasil tiba sampai garis finish, saya sudah cukup puas kok 🙂

Bagi yang merasa gak bisa olahraga apa-apa tapi pengin sehat, mungkin lari bisa menjadi alternatif pilihan. Lari tuh gak harus cepet-cepet kok, santai saja. Nikmati setiap hentakan kaki saat melangkah..
Sekian. Salam Olahraga!!!

run hendra run