Ahlen Edisi 2014

perwakilan keluarga

perwakilan masing-masing keluarga dari Sragen

Dulu saya pernah memperkenalkan tradisi ahlen, nah lebaran kali ini ahlen keluarga besar saya diadakan kembali. Pada tahun ini, kebetulan diselenggarakan di Jakarta, alhamdulillaah jadi bisa ikut karena saya kan juga penghuni ibukota, hehehe.. Memang, beberapa kerabat saya juga tinggal di sekitar Jakarta (tepatnya di Ciledug, Tangerang) dan mereka lah yang menjadi panitia acara ini sekaligus menjadi tuan rumah dan sponsor.

Ahlen edisi 2014 ini dilaksanakan pada hari Minggu tanggal 24 Agustus. Sabtu siang sebelumnya, kerabat-kerabat saya di Sragen berangkat menggunakan bus. Keluarga saya yang ikut yaitu bapak, ibu, Mas Eko (kakak pertama), Mbak Rini (istri Mas Eko), dan Naufal (anak kedua Mas Eko). Minggu pagi hingga siang, acaranya adalah jalan-jalan di TMII. Asiiik.. 🙂

keluarga

Bapak, Mas Eko, Mbak Rini, dan Naufal main-main di TMII

Sorenya, kami pun menuju Hotel Bumi Wiyata Depok untuk persiapan acara formalnya. Di acara ini, setelah sambutan dari masing-masing perwakilan trah, tiap keluarga memperkenalkan anggotanya masing-masing. Seperti ahlen-ahlen sebelumnya, agar meriah harus ada doorprize.. Kali ini lebih seru karena hadiahnya banyak banget sehingga tiap orang pasti dapet, bisa dobel-dobel pula, hahaha..

Yah, overall acaranya sangat menyenangkan. Apalagi saya bisa bertemu dan mengajak keluarga saya jalan-jalan di Jakarta. Ditambah lagi kerabat kami yang menjadi panitia ini benar-benar total dalam menyusun acaranya. Gak cuma doorprize yang melimpah, seluruh biaya transport dan akomodasi juga mereka yang menanggung. Baik banget yah.. Memang semangat mereka untuk mempertemukan keluarga besar ini dan memperkokoh silaturahim sangat tinggi.  Semoga selalu diberikan kesehatan, kebahagiaan, dan rezeki yang melimpah. Aamiin.

Sekian dulu, sampai jumpa di ahlen ahlen berikutnya ^^

Advertisements

Ahlen Keluarga Besarku

Salah satu tradisi saat lebaran adalah ahlen. Ini adalah semacam acara halal bihalal, hanya saja cenderung dikhususkan untuk suatu keluarga besar tertentu (biasa disebut trah). Nama dari suatu trah didasarkan dari nama seorang leluhur, dan anggota trah tersebut tentu saja adalah para keturunan dari beliau. Satu trah bisa terdiri dari sangat banyak orang, mencapai keturunan kelima atau keenam.

Nah, pada lebaran tahun ini keluarga besar saya pun tak ketinggalan untuk mengadakan ahlen. Keluarga saya yang berasal dari Trah Bani Hardjo Panyidang mengadakan ahlen bersama dengan Trah Bani Mat Rais. Kebetulan ahlen kali ini diadakan di Sragen. Ahlen sebelumnya diadakan di rumah kerabat yang di Blora, dan insyaa Allah ahlen selanjutnya diselenggarakan di Jakarta. Acara ahlen seperti ini selalu ramai karena kerabat-kerabat kami dari berbagai daerah (kebanyakan masih di pulau Jawa sih) berdatangan untuk silaturahim. Selain berkenalan dan tauziyah, yang cukup seru pada acara ini adalah adanya pembagian doorprize (hadiah pintu??). Memang, ada buanyak sekali hadiah yang telah disiapkan dengan isi yang bervariasi, mulai dari souvenir hingga seperangkat alat sholat *eh.

Acara ini memang cukup penting untuk mempererat tali silaturahim, tentu saja agar suatu keluarga tetap saling mengenal dengan kerabatnya dan tidak terputus hubungannya ( istilahnya ‘kepaten obor’). Namun, tetep aja sih dari sekian banyak tamu yang hadir saat ahlen, masih ada beberapa kerabat yang belum saya kenal, fufufu. Yah semoga saja di kumpul-kumpul keluarga besar selanjutnya saya dapat lebih memahami silsilah keluarga saya sendiri dan saling mengenal dengan para saudara dan kerabat jauh deh 🙂

Oh iya, mumpung masih dalam suasana lebaran, saya dan keluarga mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN YAAA ^^.