Ahlen Keluarga Besarku

Salah satu tradisi saat lebaran adalah ahlen. Ini adalah semacam acara halal bihalal, hanya saja cenderung dikhususkan untuk suatu keluarga besar tertentu (biasa disebut trah). Nama dari suatu trah didasarkan dari nama seorang leluhur, dan anggota trah tersebut tentu saja adalah para keturunan dari beliau. Satu trah bisa terdiri dari sangat banyak orang, mencapai keturunan kelima atau keenam.

Nah, pada lebaran tahun ini keluarga besar saya pun tak ketinggalan untuk mengadakan ahlen. Keluarga saya yang berasal dari Trah Bani Hardjo Panyidang mengadakan ahlen bersama dengan Trah Bani Mat Rais. Kebetulan ahlen kali ini diadakan di Sragen. Ahlen sebelumnya diadakan di rumah kerabat yang di Blora, dan insyaa Allah ahlen selanjutnya diselenggarakan di Jakarta. Acara ahlen seperti ini selalu ramai karena kerabat-kerabat kami dari berbagai daerah (kebanyakan masih di pulau Jawa sih) berdatangan untuk silaturahim. Selain berkenalan dan tauziyah, yang cukup seru pada acara ini adalah adanya pembagian doorprize (hadiah pintu??). Memang, ada buanyak sekali hadiah yang telah disiapkan dengan isi yang bervariasi, mulai dari souvenir hingga seperangkat alat sholat *eh.

Acara ini memang cukup penting untuk mempererat tali silaturahim, tentu saja agar suatu keluarga tetap saling mengenal dengan kerabatnya dan tidak terputus hubungannya ( istilahnya ‘kepaten obor’). Namun, tetep aja sih dari sekian banyak tamu yang hadir saat ahlen, masih ada beberapa kerabat yang belum saya kenal, fufufu. Yah semoga saja di kumpul-kumpul keluarga besar selanjutnya saya dapat lebih memahami silsilah keluarga saya sendiri dan saling mengenal dengan para saudara dan kerabat jauh deh 🙂

Oh iya, mumpung masih dalam suasana lebaran, saya dan keluarga mengucapkan SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI. MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN YAAA ^^.