Felix Dies Natalis Argentum Singularis

Judul di atas kira-kira bermakna “Selamat Hari Lahir Jomblo Perak”, sebuah istilah nyeleneh yang diperkenalkan oleh Ismail. Ya, hari ini saya berulang tahun ke-25, sebuah usia perak, seperempat abad, dan saya masih jomblo single. Jadi ucapan di atas cocok buat saya, entah saya sebaiknya senang atau sedih 😛

Btw, sejujurnya saya adalah tipe orang yang tidak begitu antusias dengan urusan ulang tahun. Makanya saya sangat jarang mengucapkan selamat ulang tahun kepada orang lain.  So, bagi yang menerima ucapan happy birthday dari saya, selamat berarti kamu adalah orang yang spesial. iyaa.. kamuu.. :3

Sebaliknya, saya juga tidak terlalu berharap ucapan selamat dari orang lain. Makanya saya menyembunyikan tanggal lahir saya di media sosial. Soalnya kalo diset public, sekarang pasti timeline saya sudah kebanjiran ucapan ulang tahun, hehehe.. *pede banget

Tapi bukan berarti saya menolak kalo ada yang mau mengucapkan selamat ulang tahun loh. Hari ini juga sudah banyak yang mengucapkan dan mendoakan segala macem kepada saya hari ini, saya sungguh mengapresiasi dan terharu. Dari mendoakan karir, studi, hingga jodoh. Doa yang sama bagi kalian, semoga sukses semuanya. Apalagi ini bulan Ramadhan yang penuh berkah, dan katanya doa orang yang berpuasa hingga berbuka itu mudah dikabulkan 😀

Saya juga mau mengucapkan selamat milad kepada Pak Jokowi, presiden kita (ciye ciye, ultahnya barengan, asal daerahnya sama pulak). Semoga Bapak menjadi pemimpin yang adil dan membawa kemajuan bagi negeri ini.

Oke, sekian postingan penting nggak penting kali ini. Bagi yang lagi kurang kerjaan bisa mampir ke www.jombloperak.com untuk bikin countdown timer menuju jomblo perak, hihihi.

Advertisements

Run, Lari, Run

running

Kalo kalian ditanya, olahraga apa yang paling murah dan gampang? Kemungkinan besar pasti akan menjawab.. “LARI”!!
Jelas lah, lari bisa dilakukan siapa saja, kapan saja, di mana saja. Tidak butuh skill macem-macem, cukup dengan modal kaki. Tidak punya sepatu? nyeker pun jadi.

Berhubung saya tidak begitu ahli dalam olahraga lain, akhirnya saya pun mulai melatih diri untuk menjadi seorang runner. Apalagi teman-teman kantor juga cukup banyak yang hobi lari. Soalnya memang banyak banget manfaat yang  diperoleh dengan rutin berlari… di antaranya:

  1. Badan lebih sehat dan bugar karena berolahraga
  2. Membantu membakar lemak, bagi yang pengin langsing
  3. Melatih kekuatan paru-paru dan jantung
  4. Bisa mengurangi stress
  5. Memperkuat tulang, terutama tulang kaki
  6. Tidur bisa jadi lebih pulas
  7. Pas lari bisa sambil cuci mata #eh (melihat pemandangan alam maksudnya 😛 )
  8. Bisa melarikan diri dari kejaran preman, binatang buas, maupun zombie apocalypse.
  9. dan masih banyak lagi..

Saya sendiri sedang berusaha untuk merutinkan lari pagi, minimal 2 kali seminggu lah. Berhubung saya pake smartphone, bisa install aplikasi untuk mencatat record lari saya. Aplikasi yang biasa aku pake adalah Endomondo. Di situ kita bisa melihat rute, jarak, dan waktu lari yang telah kita lakukan (baik diri sendiri maupun teman). Selain itu bisa kita lihat statistik yang bisa ditampilkan juga di Facebook, twitter, serta jejaring sosial lainnya. Cukup menarik dan memotivasi.

Contoh tampilan record lari di Endomondo

Contoh tampilan record lari di Endomondo

statistik lari di FB

statistik lari di FB

Menariknya lagi di Jakarta cukup sering terdapat race yang bisa diikuti (rata-rata sebulan sekali lah). Selain lomba lari, di acara seperti itu biasanya terdapat games dan doorprize juga, jadinya asik lah.. Tentu saja saya ikut-ikutan race cuma buat senang-senang, bukan demi menang balapannya. Peluangnya cukup kecil, soalnya banyak atlet yang ikut. Sangat jauh levelnya dibanding pemula macem diriku, fufufu.. Seperti kata teman saya, “Semua finisher adalah juara”. Jadi asal berhasil tiba sampai garis finish, saya sudah cukup puas kok 🙂

Bagi yang merasa gak bisa olahraga apa-apa tapi pengin sehat, mungkin lari bisa menjadi alternatif pilihan. Lari tuh gak harus cepet-cepet kok, santai saja. Nikmati setiap hentakan kaki saat melangkah..
Sekian. Salam Olahraga!!!

run hendra run

Saya dan Alergi Debu

Akhir-akhir ini  saya sering terserang pilek dan bersin-bersin. Dulu saya kira hal ini karena cuaca dingin. Namun, saat di rumah saya di Sragen yang notabene panas banget,  ternyata pileknya masih suka kambuh. Usut punya usut, sepertinya saya alergi terhadap debu. Jadi jika di sekitar saya ada debu, dan saya menghirup debu tersebut, tubuh saya akan menolaknya dan berusaha mengeluarkan kembali partikel asing yang masuk tersebut. Alhasil, jadilah saya bersin-bersin dan pilek.

Entah sejak kapan saya terkena alergi ini, perasaan dulu biasa-biasa aja. Emang repot kalo alergi tuh, apalagi katanya alergi sulit disembuhkan. Obat-obat yang tersedia hanya berguna untuk mengurangi gejalanya saja. Menurut saya agak kurang baik juga kalo minum obat terus, bisa-bisa saya jadi kebal sama obat.

Tapi gapapa juga sih alergi debu. Segi positifnya, saya jadi rajin bersih-bersih kamar. Soalnya kalo gak dibersihin, pasti bakal bersin seharian tuh, hehehe. (wah, gak ikhlas nih bersihinnya 😛 ). Untung aja alerginya cuma terhadap debu, bukan alergi yang aneh-aneh. Bayangin aja kalo sampe alergi air atau alergi cahaya, bakal tersiksa hidup ini, hihihi..

Kenang-Kenangan dari ITB

Selama menjalani hidup sebagai mahasiswa di ITB, banyak suka duka yang saya alami. Banyak pengalaman yang saya peroleh, teman-teman baru yang saya kenal, ilmu-ilmu yang saya dapatkan, dan yang paling dapat dilihat adalah benda-benda yang memiliki nilai kenangan sendiri bagi saya. Kenang-kenangan tersebut bisa berbagai macam, baik berupa penghargaan, hadiah, maupun benda pemberian orang lain. Beberapa kenang-kenangan spesial tersebut saya abadikan melalui foto berikut.

My Special Memorable Objects ^_^

Yang jelas, setiap kali melihat benda-benda ini, saya selalu teringat masa-masa indah di ITB. Dan tentu saja saya akan terus termotivasi untuk selalu memberikan yang terbaik pada setiap langkah dalam hidup saya.

Kata Pengantar Tugas Akhir (Extended)

Puji syukur penulis panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segenap rahmat hidayah-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis yang berjudul “Pembangunan Kakas Pencari Turunan Fungsi Aljabar Secara Analitik Berbasis Inteligensi Buatan dengan Aturan yang Dapat Dimodifikasi”. Tugas akhir ini disusun sebagai persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana Teknik Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan selama pengerjaan tugas akhir ini. Ucapan terima kasih khusus penulis sampaikan kepada:

  1. Ibu Dr. Eng. Ayu Purwarianti, ST., MT. selaku Ketua Program studi Teknik Informatika ITB atas segala kebijakan dan motivasinya selama penulis menempuh pendidikan di Teknik Informatika ITB.
  2. Ibu Dr.Nur Ulfa Maulidevi, S.T., M.Sc. selaku Dosen Pembimbing yang dengan sabar membimbing dan memberi masukan serta inspirasi baik selama perkuliahan maupun selama pengerjaan tugas akhir.
  3. Ibu Fazat Nur Azizah, ST., MT. selaku Dosen mata kuliah IF4096 Tugas Akhir I atas segala informasi dan arahan dalam penyusunan tugas akhir 1.
  4. Ibu Masayu Leylia Khodra, ST., MT. selaku Dosen Penguji pada seminar Tugas Akhir I serta Dosen mata kuliah IF4099 Tugas Akhir II atas segala informasi dan masukan yang berharga.
  5. Ibu Harlili dan Bapak Rinaldi Munir selaku Dosen Penguji pada seminar Tugas Akhir II atas segala saran dan masukan yang membangun sehingga laporan Tugas Akhir ini dapat disempurnakan.
  6. Bapak Fajar Yuliawan, ST., MSc. Selaku Dosen Matematika ITB yang telah memberikan pencerahan mengenai topik tugas akhir.
  7. Seluruh dosen di ITB, terutama STEI yang telah membagikan ilmunya serta mendidik kami sehingga dapat menjadi mahasiswa yang cerdas serta berbudi pekerti luhur.
  8. Ibu Titi Ratri, Bapak Rasidi, serta seluruh pegawai tata usaha program studi teknik informatika ITB yang memberikan berbagai bantuan dan pelayanan selama penulis menempuh pendidikan di Teknik Informatika ITB.
  9. Arifin Lutfi Putranto, Eric Cahya Lesmana, Irwan Fathurrahman, Mukhammad Ifanto, dan Adrian Edbert Luman selaku teman-teman satu bimbingan atas segala dukungan dan perjuangan yang kita lewati bersama selama pengerjaan tugas akhir.
  10. Ismail Sunni, Akbar Gumbira, Novan Parmonangan Simanjuntak, Ario Yudo Husodo, serta teman-teman asisten Lab. IRK lainnya atas kerjasamanya selama ini sehingga kita dapat menjadi sebuah keluarga yang kompak dan profesional.
  11. Zakiy Firdaus Alfikri, Danang Tri Massandy, Dini Lestari Tresnani, Pudy Prima, serta teman-teman GCD yang lain yang telah mengajarkan arti persahabatan sehingga dapat melewati masa-masa perkuliahan di Teknik Informatika ITB dengan baik dan meninggalkan kenangan yang tak terlupakan.
  12. Abdurrisyad Fikri, Albadr Luthan Nasution, Sidik Soleman, Muqtafi Ahmad, serta teman-teman MSTEI lainnya yang tak lelah untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan berbagi ilmu demi menjadi insan yang berakhlaq baik.
  13. Keluarga penulis terutama Ayahanda Hardani dan Ibunda Siti Aminah yang selalu memberikan doa, dukungan dan dorongan semangat serta menjadi inspirasi dan motivasi bagi penulis.
  14. Semua pihak yang telah membantu penulis yang tidak dapat disebutkan satu persatu dalam bagian ini.

Semoga hasil tugas akhir ini dapat bermanfaat dan berguna bagi kemajuan ilmu pengetahuan dalam bidang informatika khususnya penerapan metode analitik untuk penyelesaian masalah.

Terakhir, sesuai dengan pepatah kuno, “tiada gading yang tak retak”, penulis merasa tugas akhir yang telah disusun ini belum sempurna, jadi besar harapan penulis kepada pembaca untuk memberikan kritik dan saran yang membangun. Terima Kasih.

 

(ket: saya sebut “extended” karena kata pengantar yang tertulis di sini lebih panjang dibandingkan versi asli di buku laporan TA, sehingga saya dapat mengucapkan terimakasih kepada berbagai pihak secara lebih lengkap. Thank You Everybody ^_^)