Mengapa Kuliah di Belanda?

Alhamdulillaah, setelah sudah beberapa bulan di TU Delft, saya merasa kampus ini adalah pilihan yang tepat. Setelah melalui berbagai perjalanan yang panjang serta pertimbangan yang matang, akhirnya Yang Di Atas mengarahkan saya untuk menimba ilmu di sini, di Delft, sebuah kecamatan kota kecil di Belanda. Memang banyak sekali perguruan tinggi di Belanda yang level internasionalnya sudah tidak diragukan lagi. Ada Leiden University, univ tertua di Belanda. Ada trio universitas teknik, yakni TU Delft, TU Eindhoven, dan TU Twente. Ada juga universitas tersohor lain seperti Utrecht, Wageningen, Maastricht, UvA, Groningen, dsb. Banyak banget lah pokoknya.

Makanya, saya ingin menjelaskan beberapa alasan khusus mengapa Belanda adalah salah satu negara yang recommended untuk lanjut studi. Untuk alasan-alasan klise seperti negaranya maju, semua serba teratur, orangnya disiplin, pekerja keras, dsb tidak perlu saya masukkan karena tipikal negara-negara maju memang seperti itu.

  1. Orang Belanda bisa Bahasa Inggris

Sebelumnya saya berniat studi di negara berbahasa Inggris, bahkan saya sudah mendapat LoA dari kampus-kampus di UK dan Australia (saya nggak apply US soalnya males tes GRE :P). Ya, perbedaan bahasa bisa menjadi kendala kalo studi di negara yang penduduknya nggak bisa speak in English. Meskipun perkuliahan tetap menggunakan Bahasa Inggris, tetapi mempelajari bahasa setempat masih diperlukan untuk bisa bersosialisasi dengan warga sekitar, misalnya saat berhadapan kasir di supermarket, maupun bertanya pada orang saat nyasar di suatu tempat.

Beruntungnya, meskipun bahasa resminya Bahasa Belanda, orang-orang Belanda tetap mampu berbahasa Inggris. Jadi tanpa belajar Dutch pun, kita tetap bisa survive di sini. Bahkan English-nya orang Belanda lebih mudah dipahami daripada para native yang biasanya ngomongnya cepet dan aksennya susah.

  1. Dari Belanda bisa bebas menjelajah Eropa

Belanda termasuk salah satu negara di wilayah Schengen, yang berarti hanya dengan satu visa kita bisa bebas untuk bepergian ke negara-negara di Eropa lainnya yang masuk wilayah Schengen juga. Kita bisa berkelana ke daerah Barat seperti Belgia dan Perancis, kalau ke timur ada Jerman, Ceko, dan Polandia, atau ke Italia di daerah selatan. Nyaman, tidak perlu repot-repot ngurus visa lagi kalo mau keliling Eropa, hehehe..

  1. Banyak orang Indonesia

Ya, ada banyak sekali orang Indonesia yang tinggal di Belanda, terutama di kota-kota besar. Mulai dari mahasiswa, karyawan, hingga pejabat. Tidak hanya itu, banyak juga orang Belanda yang ternyata keturunan Indonesia. Oleh karena itu, di sini kami tidak begitu merasa kesepian. Kami masih tetap sering bertemu orang-orang sesama dari Indonesia, tetap bisa ngobrol-ngobrol pake bahasa Indonesia. Jadi nggak gampang homesick deh.

  1. Banyak makanan Indonesia

Tidak hanya orangnya, tetapi berbagai makanan khas Indonesia juga mudah ditemukan di sini. Tempe, tahu, dan kerupuk bisa dengan mudah ditemukan di supermarket. Bagi yang muslim, toko yang menyediakan daging halal juga banyak. Restoran-restoran Indonesia juga bejibun, ada yang jual sate, rendang, tongseng, pempek, gudeg, cem macem lah (walaupun mahal T.T). Yah, setidaknya kita masih tetep bisa jajan buat mengobati kangen makanan Indonesia.

Bahkan, beberapa nama makanan yang umum di Belanda pun banyak yang menggunakan bahasa Indonesia (dan somehow kebanyakan pake ejaan lama), seperti katjang, sambal, ajam, kentjoer, ketoembar, dsb. Sayangnya, di sini agak susah menemukan rasa pedas yang maknyos, soalnya orang Belanda nggak terbiasa makan pedas, bisa sakit perut.

  1. Sehat bersepeda

Di Belanda, sepeda adalah kendaraan yang wajib dimiliki. Buat ngampus, belanja, main, dsb orang-orang pada pake sepeda, cukup jarang yang pake mobil maupun motor. Kalo perjalanan jauh baru pake kendaraan umum. Memang, di sini jalur sepeda nya bagus dan teratur. Jadi meskipun jarang ada waktu untuk olahraga, kita tetap bisa sehat karena bersepeda terus tiap hari 🙂

Demikian, beberapa alasan khusus untuk studi Belanda. Ayo ayo silakan lanjut studi ke sini bagi yang tertarik. Banyak banget beasiswa yang disediakan, ada LPDP, StuNed, Netherlands Fellowship Programme (NFP), Orange Tulip Scholarship (OTS), dsb. Semoga sukses ^^

 

Advertisements

One comment on “Mengapa Kuliah di Belanda?

  1. Pingback: Mengapa Kuliah di Belanda? | | di Magelang

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s