Prepaid vs Postpaid

simpati, kartu prabayar

Komunikasi adalah salah satu kebutuhan penting dalam kehidupan kita. Untuk dapat berkomunikasi dengan orang di tempat jauh, biasanya kita memanfaatkan teknologi seperti internet atau telepon. Berdasarkan cara pembayarannya, terdapat 2 jenis produk yang biasa dikeluarkan operator telekomunikasi, yaitu Prabayar (prepaid) dan Pascabayar (postpaid).

Sesuai namanya, prabayar berarti kita bayar dulu baru pake. Isilah kerennya, ‘isi pulsa’ dulu. Kalo pulsa mencukupi baru kita bisa bertransaksi kayak telponan, smsan, atau internetan. Contoh produk: simPATI, Kartu As, Mentari, XL, Axis, dll.

Sebaliknya, pascabayar berarti kita pake dulu baru bayar. Jadi kita bisa bertransaksi sepuasnya, lalu diakhir bulan akan ditagih sesuai penggunaannya. Contoh: Kartu Halo dan Matrix.

Apalagi perbedaan antara kedua jenis tersebut? Berikut beberapa perbandingannya dari sisi pelanggan:

Prepaid (Prabayar) Postpaid (Pascabayar)
Aktivasi cukup mudah, cukup beli kartu perdana dan diaktifkan Untuk aktivasi, harus mendatangi kantor pelayanan dan menandatangani kontrak
Dapat dinon-aktifkan kapan saja, cukup ditinggalkan simcardnya Harus melalui prosedur khusus untuk berhenti berlangganan
Tarif relatif lebih mahal Tarif relatif lebih murah dan biasanya ada privileges khusus
Pelayanan dibatasi sisa pulsa Pelayanan tidak terbatas, bisa digunakan terus selama masih aktif tanpa khawatir kehabisan pulsa
Sepertinya belum ada layanan untuk isi pulsa otomatis saat pulsa / masa aktif habis Ada layanan untuk membayar tagihan secara otomatis, melalui auto-debet
Umumnya tidak ada bonus atau diskon saat aktivasi. Kalaupun ada, bonusnya tidak terlalu besar Saat mulai berlangganan, biasanya mendapatkan berbagai bonus dan diskon
Info transaksi hanya dapat dilihat melalui history panggilan, dan kurang detail Dapat melihat detail transaksi yang telah dilakukan pada saat tagihan
Bermasalah saat lupa ngisi pulsa Bermasalah saat lupa bayar tagihan
Kebanyakan digunakan oleh kaum muda dan pelajar Biasanya digunakan oleh karyawan atau kalangan menengah ke atas

Terlihat bahwa dua-duanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tapi sepertinya di mana-mana pengguna prepaid jauh lebih banyak daripada postpaid, bebas dan gak ribet ceunah, hehehe.. Saya sendiri justru merupakan salah satu pengguna yang postpaid (i.e. Kartu Halo). Sejauh ini saya cukup puas sih, serasa lebih eksklusif gitu, hihihii..

Jadi bagi yang tertarik, silakan nyobain pindah ke pascabayar. Bagi yang males ganti nomor, biasanya nomor sekarang tetep bisa dijadikan postpaid kok (misal: nomor simPATI bisa dimigrasikan menjadi Kartu Halo. *bahkan walaupun nomornya sudah hangus)

Advertisements

3 comments on “Prepaid vs Postpaid

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s