Alhamdulillaah, Udara Bersih yang Saya Hirup Masih Gratis

Saat saya sedang browsing tadi, salah satu teman saya share sebuah berita yang cukup menarik, yaitu tentang adanya udara dalam kaleng yang dijual di China. Memang, beberapa daerah di Cina terkenal dengan polusi udaranya yang sudah cukup parah. Maklum lah, di sana penduduknya padat banget. Ditambah lagi dengan banyaknya kendaraan yang lewat serta pabrik yang dibangun. Jadilah asap seakan-akan menjadi konsumsi tiap hari saat bernafas, ckckck..

Jika kondisi seperti ini terus dibiarkan, bukan tidak mungkin lama-kelamaan “udara bersih dalam kaleng” tersebut bakal jadi kebutuhan primer. Mau pake masker sudah tidak mempan, cuma bikin bengek dan susah bernafas. Lebih parah lagi jika kita harus pake tabung oksigen terus menerus agar bisa bertahan hidup di sana, jangan sampai deh :-(.

Karena itulah, mumpung kita masih diberi nikmat untuk menghirup udara bersih secara gratis, harus disyukuri. Tidak hanya itu, kita juga bertanggung jawab untuk menjaga kebersihan udara ini. Di Jakarta saja, saya sudah merasakan betapa gilanya polusi udara yang terjadi. Mulai dari asap kendaraan yang berlimpah hingga sampah yang berserakan di mana-mana. Jadi mari kita mulai peduli untuk menjaga lingkungan.

Dari yang paling mudah, jangan buang sampah sembarangan!! Itu dulu saja. Gak mau kan kalo lagi enak-enak istirahat, eh malah bau sampah. Saat ini dapat dilihat bahwa kesadaran untuk membuang sampah ini masih belum cukup baik. Kebanyakan orang mau membuang sampah di tempat sampah hanya jika terdapat tempat sampah di dekat mereka. Jika tidak ada tempat sampah, langsung saja dibuang di situ. Di pinggir jalan lah, di dalem selokan lah, yang paling ngetren tentu saja dibuang di sungai, terus pas kebanjiran baru deh ngomel-ngomel. Karena itu, sekali lagi biasakan membuang sampah di tempat sampah. Jika tidak menemukan tempat sampah, silakan disimpan dulu. Setelah nemu tempat sampah, baru deh dibuang. Masa’ ya harus nunggu ada peraturan agar setiap 10 meter harus ada tempat sampah. Manja!! 😛

Selain soal buang sampah, masih banyak banget usaha lain yang bisa dilakukan untuk mengurangi polusi udara. Misalnya meminimalkan penggunaan kendaraan bermotor. Jika memang mau pergi ke suatu tempat yang bisa ditempuh dengan jalan kaki, ya jalan aja, lebih sehat. Syukur-syukur punya sepeda, lebih hemat bbm. Kalo pergi ke tempat jauh, sebisa mungkin gunakan kendaraan umum. Pokoknya gunakan kendaraan pribadi saat bener-bener butuh dan urgent. Usaha lain yaitu dengan meningkatkan penghijauan. Banyak-banyak menanam pohon dan tumbuhan. Paling enggak punya tanaman di pot dan ditaruh di depan rumah gitu lah. Tanaman kan sakti, bisa mengurangi kadar polusi, mampu menyerap karbon dioksida. Di luar itu masih banyak lagi deh usaha simpel buat go green.

Memang untuk membiasakan hal-hal tersebut butuh pertimbangan dan pengorbanan. Tapi pikirkan masa depan lingkungan kita deh. Emangnya kita mau nanti tiap mau bernafas harus bayar dulu? Harus ke toko beli oksigen kalengan dulu? Gak mau kan.. Ngasih duit seribu ke pengemis aja kadang masih mikir-mikir tho..

Jadi, mumpung udara yang kita hirup ini masih gratis.. Yuk kita lebih peduli pada lingkungan… Hidup Go Green!!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s