Bagaimana Proses Pengiriman SMS?

Berhubung saya sekarang memasuki dunia telekomunikasi, melalui blog ini saya juga ingin berbagi beberapa hal terkait telekomunikasi. Saya juga masih newbie lho ya, jadi mari kita sama-sama belajar, hehehe..

Hmmm kita mulai dari hal yang sederhana dulu deh, yakni SMS Call Flow dalam jaringan GSM. Kita tentu udah familiar dengan teknologi SMS (Short Message Service). Hampir tiap hari kita berkirim maupun menerima SMS. Dari anak-anak hingga dewasa dari berbagai kalangan pun biasanya sudah paham bagaimana cara mengirim SMS. Nah, tapi ataukah kamu bagaimana SMS kalian itu diproses sehingga dapat ‘diantar’ dari ponsel pengirim menuju penerima? Di sini akan saya jelaskan secara ‘awam’ agar mudah dipahami.

Sebelumnya mari berkenalan dengan istilah-istilah penting yang menjadi pos-pos pengiriman SMS:

MSC (Mobile Switching Center) dan VLR (Visitor Location Register)

MSC berfungsi untuk mengatur dan mengalihkan layanan yang masuk dari suatu perangkat (dapat berupa sms, panggilan, data, dsb) sehingga dapat diteruskan kepada komponen yang bertugas menanganinya. VLR berisi data para pelanggan mana saja yang sedang berada dalam jangkauan suatu daerah. Artinya, setiap daerah tertentu memiliki sebuah VLR dan ketika ada orang bawa HP pergi ke daerah itu misalnya, maka nomor dan data dia akan tercatat di VLR sana. MSC dan VLR biasanya saling terintegrasi.

HLR (Home Location Register)

HLR menyimpan semua data pelanggan secara detail, termasuk VLR mana yang sedang dikunjungi pelanggan tersebut.

SMSC (SMS Center)

SMSC adalah komponen utama yang khusus menangani pengiriman SMS. SMSC bertugas mengatur status pengiriman SMS dan bisa menyimpan pesan yang dikirim saat penerima sedang tidak aktif.

***

Nah, ini dia proses pengiriman SMS:

*Pengirim mengetik pesan, memasukkan nomor penerima, lalu tekan tombol SEND*

1. HP pengirim menyampaikan request ke MSC bahwa dia akan mengirim pesan.

2. MSC bekerja sama dengan VLR memeriksa apakah si pengirim ini diperbolehkan mengirim SMS (ngecek apakah pulsa tersedia, misalnya). Jika ya, pengirim akan memberika pesan dan nomor penerima yang selanjutnya diteruskan ke SMSC. Jika tidak, ya ngasih laporan pesan tidak dapat dikirim.

*Sending Message… (loading)*

3. SMSC bertugas menyampaikan SMS yang akan dikirim. Namun, dia tidak tahu di mana si penerima berada. Oleh karena itu SMSC menghubungi HLR.

4. HLR mencari tahu VLR mana yang sedang mencatat nomor si penerima (artinya penerima sedang berada di daerah kekuasaannya :-P). Jika nomor penerima tidak terdaftar, HLR akan memberi pesan error ke SMSC yang akan diteruskan ke pengirim (*Message not sent*). Jika VLR tempat penerima ketemu, selanjutnya HLR memberi informasi VLR tersebut kepada SMSC.

5. SMSC sudah tahu kemana harus mengirim SMS, akhirnya mengirim pesan ke VLR bersangkutan. Jika HP penerima sedang tidak aktif, SMSC tetap menyimpan isi pesan selama waktu tertentu sebelum dihapus.

*Message Sent*

6. VLR tujuan pun akhirnya menyampaikan pesan yang diantar oleh SMSC ke HP penerima. Lalu SMSC mengirimkan informasi pengiriman berhasil kepada pengirim.

*Message Delivered*

Nah cuma gitu aja kok, simpel kan.. Semoga bermanfaat ^_^

Advertisements

4 comments on “Bagaimana Proses Pengiriman SMS?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s