Hujan yang Labil

Foto di atas saya jepret dari atas kosan saya. Pada foto tersebut terlihat langit biru yang dijejali awan putih.. Kelihatannya cuaca sedang cerah yaa..

Eitz, ternyata foto tersebut  diambil saat hujan turun dengan super deras.. Lihat aja bercak-bercak putih di sekitar rumah, itu adalah tetesan-tetesan hujan. Maklum deh, kameranya kurang bagus jadi tidak begitu terlihat.

Memang akhir-akhir ini cuacanya agak aneh. Tadi siang matahari bersinar dengan terang, tetapi beberapa menit kemudian langsung mendung dan hujan badai dengan dahsyat. Sudah beberapa hari berturut-turut peristiwa labil kayak gini terjadi. Wah, padahal sudah bulan April ya, kok masih saja hujan deras.. kayaknya kemaraunya tertunda nih.

Bagi saya, hujan deras seperti ini cukup merepotkan, terutama saat saya harus bepergian. Saya kan orangnya agak sensitif kalo terkena hujan, jadi kehujanan dikit aja biasanya langsung flu. Makanya, tiap habis kehujanan saya harus langsung mandi dan kalo bisa minum vitamin C. Belum lagi sepatu saya suka basah, soalnya depan kosan saya selalu banjir kalo pas hujan deras.

Seringkali pula saya mau pulang dari kampus saat hujan deras, eh ternyata payung ketinggalan di kosan. Cukup menjengkelkan kalo kayak gini. Saya malas kalo harus menunggu hujan reda, soalnya tidak pasti kapan redanya. Akhirnya saya putuskan beli payung lagi, jadi satu payung buat di kosan dan satu lagi buat disimpan di tas.

Jadi, buat yang di lokasinya masih sering hujan, jangan lupa sedia payung ke mana-mana yak.. jangan sampe sakit gara-gara kehujanan.. 🙂

Advertisements

2 comments on “Hujan yang Labil

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s