I Fell, and My Friends Woke Me Up

Awal Desember lalu, saya mengalami musibah yang mungkin akan selalu terkenang bagi saya. Seorang Hendra yang biasanya sehat (kalopun sakit, paling pol juga masuk angin, hehehe), kini harus berjuang melawan Salmonella typhii yang telah memasuki tubuhnya. Ya, itu adalah bakteri penyebab penyakit tifus. Berawal dari demam dan rasa pusing yang menjadi-jadi selama 2 hari, gak kuat bangun, gak kuat makan. Saya pun akhirnya harus dirawat di rumah sakit selama seminggu dan tentu saja harus meninggalkan segala aktivitas saya di kampus. Mulai dari amanah sebagai asisten untuk melayani demo tubes, amanah sebagai kordas untuk mengkoordinir daftar jam kerja dan berita acara para asisten, bahkan berhubung saat itu sedang minggu UAS, saya pun juga terpaksa meninggalkan berbagai ujian.

Tapi saya bersyukur punya teman-teman yang luar biasa. Thanks buat Ana yang udah nganterin ke rumah sakit. Buat Rezan,  Sancret, Ipin Rosa, dan Dini yang ikut nemenin di rumah sakit dan bantu ngurusin administrasi macem-macem. Teşekkür ederim Sunni, yang rela bermalam di rumah sakit buat nungguin aku. Begitu juga  Zakiy yang mau ngambilin barang-barang dari kosan. Nuhun Linda yang udah menggantikan saya “memperjuangkan uang pulsa asisten” :-P. Besonderer Dank buat Hida yang hampir tiap hari nyempetin waktunya buat nemenin aku 🙂 . Makasih juga buat teman-teman yang udah menjenguk, serta yang udah mendoakan biar cepat sembuh (maap, kebanyakan kalo disebutin satu-satu).

Mungkin tanpa kalian, saat ini saya masih mendekam di kamar, menggigil dan gak sembuh-sembuh, hahaha.. (maklum, saya kan bandel kalo disuruh berobat 😛 ). Btw, maaf ya ucapan terima kasihnya telat. Maaf juga kalo ada yang belum disebut namanya (komen aja, ntar aku tambahin, hehehe :-P)..

Dan yang paling penting, terima kasih untuk Bapak Ibu dan keluarga tercinta di rumah yang senantiasa mendoakanku agar segera diberi kesembuhan. Untuk kakak-kakakku juga yang telah menyempatkan waktunya pergi ke Bandung sehingga saya tidak sendirian di rumah sakit.

Alhamdulillaah sekarang saya sudah keluar dari rumah sakit. Ambil hikmahnya saja lah. Mungkin melalui musibah ini, saya diingatkan untuk tetap peduli pada kesehatan. Tidak sering-sering begadang hingga kurang istirahat. Jaga kebersihan, makan yang teratur, dan gak sembarangan makan.

Memang sih, akhir-akhir ini banyak “korban” berjatuhan di ITB, banyak yang terkena tifus, demam berdarah, n hepatitis. Jadi, buat temen-temen mahasiswa, jaga kesehatan baik-baik yaaa!!Kalo sampai sakit bakal sengsara lho ^.~

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s