Setahun Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi

Siang ini (29 Nov 2011 jam 13.00-17.00) ada  roadshow Indonesia Mengajar di Sabuga ITB. Berhubung kebetulan saya mendapat tiket gratis dari STEI, jadilah saya ikut menghadirinya. Ternyata memang cukup menarik dan menginspirasi.

Bagi yang belum tahu, Indonesia Mengajar adalah program yang merintis, mendorong, dan memfasilitasi agar anak-anak Indonesia diajar, dididik, dan didampingi oleh generasi muda terbaik bangsa sekaligus menjadi wahana bagi para pemuda tersebut untuk belajar dan ikut merasakan hidup bersama rakyat di daerah terpencil selama satu tahun. Sesuai dengan slogannya, “setahun mengajar, seumur hidup menginspirasi“. Jadi intinya, beberapa sarjana yang terpilih (disebut pengajar muda) dilatih dan dikirim ke berbagai daerah terpencil selama setahun untuk mengajar SD di sana. Saat ini sudah ada 3 angkatan pengajar muda, dan saat ini sedang diadakan seleksi pengajar muda angkatan 4.

Acara roadshow tadi berisi sosialisasi tentang program Indonesia Mengajar oleh inisiatornya yaitu Pak Anies Baswedan, beserta beberapa perwakilan dari para pengajar muda, yaitu Rahman Adi Pradana (Adi), Adeline Magdalena (Alin), dan Sabda Aji Pambayu (Ajip). Mereka adalah 3 dari 51 sarjana yang terpilih menjadi pengajar angkatan pertama di program Indonesia Mengajar ini. Mereka baru saja menyelesaikan amanah mengajar 1 tahun sehingga hari ini bisa berbagi pengalaman selama berada di daerah terpencil tempat mereka mengabdi. Alin di Majene (Sulawesi Barat), sedangkan Adi dan Ajip di Halmahera (Maluku).

Para Pembicara, dari kiri: Pak Anies Baswedan, Kak Alin, Kak Adi, Kak Ajip

Dalam roadshow tadi, ada berbagai hiburan juga, di antaranya performance dari 57 Kustik (Grup  musik dari Rumah Musik  Harry Roesli) dan KPA ITB. Selain itu para pengajar muda juga mempersembahkan lagu yang mereka ciptakan saat pelatihan. Bahkan, turut tampil juga beberapa anak didik yang ‘dibawa’ dari daerah. Cukup seru lah..

Program Indonesia Mengajar ini memang menarik, karena para pengajar bisa mendapat kehormatan untuk turut mencerdaskan bangsa serta mendapat pengalaman luar biasa untuk mampu bertahan hidup di suatu daerah yang berbeda budaya dan penuh keterbatasan. Mereka ditantang untuk mampu bersosialisasi dengan masyarakat di sana serta memperbaiki cara pandang mereka tentang pendidikan. Memang banyak suka duka yang dialami para pengajar muda, tetapi itu semua dapat menempa mereka menjadi seseorang yang tangguh dan berjiwa pemimpin. Bayangkan juga pada beberapa tahun mendatang saat para siswa yang mereka didik banyak yang menjadi sukses, tentu saja jasa-jasa para pengajar tersebut akan selalu mereka kenang.

Setelah melihat acara tadi, kayaknya saya ikut tertarik untuk menjadi pengajar muda juga. Apalagi saya memang seseorang yang suka anak-anak, hobi mengajar, dan bertekad untuk memberikan kontribusi untuk Indonesia *ciyeee. Tapi berhubung saya belum lulus, jadi ya kemungkinan saya ndaftar buat angkatan 5 aja deh, hehehe (insya Allah). Tentu saja untuk menjadi pengajar muda itu tidak mudah karena harus bersaing dengan lulusan-lulusan terbaik dari berbagai perguruan tinggi yang tentu saja juga memiliki segudang prestasi, pengalaman, dan tentu saja passion. Bagaimana dengan kamu, apakah berminat menjadi pengajar muda juga??

Yang jelas, kita doakan saja semoga program Indonesia Mengajar dapat terus berkembang sehingga pendidikan di Indonesia bisa merata dan mencetak SDM yang berkualitas. Amiiin. 🙂

 

Advertisements

5 comments on “Setahun Mengajar, Seumur Hidup Menginspirasi

    • hmm.. yang jelas untuk ngajarin anak-anak itu butuh kesabaran ekstra biar mereka mau nurut dan memahami materinya..
      kalo ngajar orang yang udah gede mah, biasanya mau ngerti ato gak ngerti ya don’t care.. hehehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s