21

Tulisan ini dibuat di usia saya yang ke-21, di tanggal 21, jam 21.21

Saya pun jadi teringat film dengan judul 21.

Film tersebut mengisahkan perjalanan hidup Ben Campbell, seorang mahasiswa matematika MIT, yang menginjak usia 21 tahunnya, yang ingin melanjutkan kuliah di kedokteran Harvard, tetapi terhalang biaya. Akhirnya dia bergabung dengan suatu kelompok pemain judi blackjack (di permainan ini, angka 21 memang istimewa, angka keberuntungan lah). Namun mereka bermain secara kreatif licik, bekerja sama dengan terstruktur dan menggunakan metode menghitung kartu, sehingga peluang untuk menang menjadi besar. Ben pun menjadi andalan karena bakat matematikanya yang cukup luar biasa. Pokoknya, ni film recommended banget lah buat ditonton, hehehe.. #BukanPromosi

Loh.. Kok malah ngomongin film.. 😛

Hmmm…

Pokoknya saat ini saya sedang merenung.. merenung tentang jalan hidupku….

Jadi, apa saja yang sudah saya lakukan 21 tahun ini?

Banyak!! Memang sudah tak terhitung lagi pahit manisnya kehidupan yang sudah aku telan.. Sudah banyak nafas yang aku hembuskan.. Sudah banyak jarak yang sudah aku tempuh.. Sudah banyak kata yang terlontar.. Sudah banyak manusia yang sudah saya temui..

Apakah saya cukup memberikan manfaat bagi orang lain?

Ataukah saya hanya parasit yang kerjanya mengusik orang-orang yang ingin hidup tenang? (Maaf bagi yang merasa terganggu akan kehadiran saya. 🙂 )

Lalu…

Memang sudah seharusnya saya memulai memikirkan masa depanku..

Setelah ini apa saja yang akan aku lakukan?

Jalan mana yang aku pilih untuk mengarungi masa yang akan datang?

Mau ngapain ntar di tingkat 4? Mau ke mana aku setelah lulus nanti? Apa yang bisa aku perbuat buat bahagiain bapak ibuku?  Siapakah bidadari yang akan menjadi pendamping hidupku kelak? Mau dikasih makan apa keluargaku? (haduh, udah jauh banget sih mikirnya, wkwkwk)

Apakah saya bakal jadi karyawan kah? Programmer kah? Analis kah? Dosen kah? Manajer kah? Direktur kah? Dokter kah? Ato jangan2 jadi pemain blackjack, wkwkwk…

Hmmm…. Biarlah waktu yang akan menjawab… Yang jelas saya selalu percaya Tuhan selalu memberikan yang terbaik buat hambanya…

Yasudah lah, saya akhiri saja curhatan galau dan sok puitis ini.. Lagi bosen euy, ada yang mau ngajakin nonton ke 21 ?!?! hehehe =P

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s