Barangkali di Sana Ada Jawabnya, Mengapa di Tanahku Terjadi Bencana?

Indonesia sedang bersedih. Bencana terjadi di mana-mana. Dari gempa, tsunami, banjir hingga gunung meletus. Tak terbayang lah bagaimana perasaan para penduduk di sekitar TKP. Banyak yang kehilangan harta, tempat tinggal, bahkan sanak saudara. Bandingkan penderitaan mereka, jauh jauh jauuuuuh lebih berat daripada penderitaan seorang mahasiswa yang stress hanya karena menghadapi badai ujian, berkutat dengan TA, begadang mengerjakan tugas, ataupun sekedar pusing mempelajari materi kuliah..

Dan untuk kasus erupsi gunung Merapi, saya pun telah mendengar ‘curhatan’ teman-teman saya yang tinggal ataupun sedang berada di sekitar area sana tentang adanya hujan abu. Tidak hanya di daerah Jogja, si abu ini ternyata telah terbang ke berbagai daerah, dari Bantul, Sleman, Klaten, Solo, hingga Sragen. Ya, Sragen!! Rumah saya pun ternyata juga mengalami hujan abu. Baca saja di sini. Saya juga cukup kaget, secara kampung halaman saya itu cukup jauh lho jaraknya dari Jogja. Berarti memang erupsi Merapi kali ini sungguh dahsyat.

Bencana-bencana alam ini mengingatkanku pada salah satu lagunya Ebiet G. Ade yang cukup melegenda dan sudah cukup dikenal masyarakat:

Barangkali di sana ada jawabnya
Mengapa di tanahku terjadi bencana
Mungkin Tuhan mulai bosan , melihat tingkah kita
Yang selalu salah dan bangga dengan dosa-dosa
Atau alam mulai enggan bersahabat dengan kita
Coba kita bertanya pada rumput yang bergoyang

–Berita Kepada Kawan, Ebiet G Ade

Apakah benar Tuhan mulai bosan melihat keadaan bangsa ini yang sudah krisis moral? Korupsi di mana-mana.. Kriminalitas sudah merajalela.. Apakah ini peringatan bagi kita yang mulai melupakan nilai-nilai kehidupan??

Bahkan sudah banyak berita-berita yang menghubung-hubungkan tanggal kejadian bencana dengan ayat Al-Qur’an.  Berhubung banyak bencana yang terjadi di tanggal 26 (termasuk Tsunami di Aceh, gempa di Jogja, gempa di Tasik, Tsunami di Mentawai, serta meletusnya Gunung Merapi), akhirnya dihubungkan dengan surat ke-26 (Asy-Syu’araa) serta Surat ke-2 (Al-Baqarah) ayat 6 dalam Al-Qur’an. [silakan dibaca sendiri]

Apakah memang hubungan itu sudah merupakan skenario Allah SWT? Wallahu a’lam..

Yang jelas, mari kita berdoa agar bencana di negeri ini segera berakhir. Agar kita bisa hidup dengan tenteram dan damai. Agar kita bisa melihat senyum anak-anak Indonesia, generasi penerus bangsa ini. Lindungi kami Ya Allah…. #pray for Indonesia

Advertisements

7 comments on “Barangkali di Sana Ada Jawabnya, Mengapa di Tanahku Terjadi Bencana?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s