Cahaya pun Bisa Menimbulkan Polusi

Mungkin kita sudah sering mendengar berbagai masalah mengenai polusi, seperti polusi udara yang disebabkan kotoran dari asap dan limbah, hingga polusi suara karena bisingnya suasana sekitar.

Selain itu, taukah kamu ternyata ada juga polusi cahaya. Hah, cahaya pun bisa menimbulkan polusi?

Ya, topik itu saya pelajari di salah satu mata kuliah (sebut saja asling*). Di mata kuliah tersebut, kami memang diberi penjelasan tentang korelasi antara alam dengan kehidupan manusia. Salah satunya adalah tentang cahaya.

Kehidupan kita memang tidak bisa lepas dari cahaya. Keberadaan matahari serta bintang lainnya sangat penting bagi kita. Di samping wujudnya yang indah dan menentramkan hati, mereka lah sumber cahaya, yang menyelamatkan kita dari dunia kegelapan (weiizzz, kayak sailermun aje..)

Berterima kasih juga pada Pakdhe Thomas Alva Edison atas perjuangannya, sehingga pada malam hari pun, kita bisa melihat sekitar dengan adanya bola lampu. Kita bisa lanjut bekerja.. Keluarga di rumah bisa beraktivitas.. Pengguna jalan pun bisa nyaman berkendara.. Bayangin aja kalo di malam hari tidak ada cahaya. Liat kiri kanan gelap semua. Mau ngapain coba? Tidur aja deh ya.. –> kurang produktif kaan

Namun, di balik manfaat yang kita dapat, cahaya lampu ini bisa menimbulkan dampak buruk jika tidak digunakan dengan bijak. Dampak buruk akibat cahaya buatan manusia inilah yang disebut polusi cahaya. Intinya sih polusi cahaya terjadi gara-gara ketidak-efisienan dan boros dalam penggunaan energi cahaya..

Menurut materi dari Pak Dosen, ada 3 jenis polusi cahaya:

1. Langit terang (sky glow / uplight)

Penggunaan lampu di malam hari adalah untuk membantu penglihatan manusia. Namun, sering kita temukan lampu yang justru menghadap ke atas. Buat apa coba? Menerangi langit?? Butuh lampu segede apa biar langit malam jadi seterang siang??

Apa efeknya? Cahaya buatan yang menerangi langit dapat menutupi objek-objek luar angkasa. Keindahan bintang-bintang jadi tidak terlihat karena kalah dengan cahaya lampu. Bahkan astronom pun bisa jadi ikut terganggu saat mengamati antariksa,..

Jadi gimana biar hal itu gak terjadi? Gampang kok, cukup budayakan memakai lampu yang bertudung. Jadinya kan tudungnya menghalangi cahaya ke atas, dan memantulkannya lagi ke bawah.. Jadi langitnya aman, kita pun senang karena lebih terang..

2. Silau (glare)

Ini nih yang sering kita alami. Cahaya yang terlalu terang menimbulkan silau. Bukannya menerangi, tapi justru menghalangi pandangan kita. Jadi, intensitas lampu disesuaikan dengan kebutuhan aja lah yaa..

Trus jangan lupa juga, kalo gak kepake lampunya dimatiin.. Siang-siang yang terang, kalo menyalakan lampu ya bagaikan membuang garam di laut.. Lumayan, sekedar hal kecil kayak gitu sangat berarti lho.. Bagi kita, bagi PLN, bagi pemerintah, bahkan bagi dunia,..

3. Gangguan terhadap hak sekitar (trespass)

Kalo yang ini di Indonesia kurang terasa deh kayaknya. Tapi di beberapa negara, orang bisa marah-marah kalo kena cahaya dari tempat lain. Misalnya, mau tidur tapi terganggu gara-gara cahaya dari gedung sebelah.

Eh iya, ketika kita tidur tuh, tubuh kita menghasilkan hormon melatonin. Hormon ini banyak manfaatnya, diantaranya untuk mengatur jam tidur dan mencegah stress. Namun, pembentukan hormon ini terhambat dengan adanya cahaya. Jadi, dianjurkan untuk mematikan lampu saat tidur biar sehat dan gak gampang stress. Ok Ok?!?!

Yups, sekian.. Sekedar share aja kok..

P.S. *asling = astronomi dan lingkungan (aku ngambil mata kuliahnya astronomi lho, hehehe)

Salah satu tugas dari mata kuliah tersebut yaitu membuat poster tentang polusi cahaya, dan berikut ini poster bikinan saya: (sori kalo gak mutu..)

Gunakan lampu sesuai kebutuhan!! Biar lingkungan tetap terjaga keindahannya..

Finally, ada quote dalam mata kuliah ini:

Alam semesta bukan sebuah koleksi objek-objek langit, tapi komunitas subjek yang saling berinteraksi dan saling mengisi secara dinamis.

Jadiii.. mari kita jaga alam ini.. ^_^

Advertisements

2 comments on “Cahaya pun Bisa Menimbulkan Polusi

  1. //seperti polusi udara yang disebabkan kotoran dari asap dan limbah// (hanya mengoreksi dek, hehehe bukan kotoran dari asap.. tapi justru asap industri, kendaraan bermotor, pembakaran hutan, gunung berapi, atau masak pake kayu bakar itu yg jadi salah satu penyebab polusi udara. Limbah itu biasanya digunakan untuk “sampah” padat atau cair.. kalo niatnya mau bilang polusi udara yang menyebabkan itu biasanya disebut “pencemar” bukan limbah. ok?).. bagus koQ..

    Terus Alpha not Alva.. ^^
    Selamat berkarya..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s