ikinci. Prambanan, I’m in Laugh. Huahaha..

Ehm, bagi yang belum tau, di liburan kali ini saya sempet jalan-jalan ke Jogja bersama teman-teman semasa SMA. Sudah 2 tahun sejak kami lulus, dan baru kali ini berkumpul bersama-sama lagi.

2 Agustus 2010, hari kedua, kami kedatangan 2 pemain tambahan, saudara-saudara. Yang pertama adalah Lorencrut, si astronom yang malah selingkuh sama setrum. Dia baru datang karena, sebelumnya ada acara jalan2 ke Pangandaran. Dan baru tiba di Jogja sekitar tengah malam. Huh, ngganggu mimpi orang sahaja kau Lo, hehehe… Yang kedua adalah oRochimaru, yang baru dateng karena ada rapat dulu.

Kembali ke jalan-jalan, berikut ini agenda kami di hari kedua:

  • Acara bonus: bertemunya para pecinta angka.

Saya sebut acara bonus, karena ini memang diadain secara mendadak. Yakni, reunian para matematikawan pas SMA. Jadi hanya ‘pecinta angka’ yang saat itu ada di Jogja yang menghadirinya. Antara lain: H2c, Sunni, Khoirul, Desi, ditambah Rima, Iwan, Made Tantrawan (Wawan), Toni, dan Satria. Sebagian besar dari mereka masih setia mempelajari lebih jauh tentang ilmu hitung. Aku dan Sunni sudah mengalami sedikit pembiasan menuju dunia informatika. Toni baru saja akan memasuki perkuliahan penuh listrik (hah??!). Dan yang paling mendewi, Rima yang merupakan calon budok-ter (amiiin) -> anomali, hehehe.

  • Prambanan

Ehm, setelah menjelajahi kaliurang di hari pertama, selanjutnya di hari kedua kami mengunjungi Candi Prambanan. Inilah candi yang dibangun oleh Dinasti Sanjaya pada sekitar abad ke-9 (bener gak? Maklum, memori otak terbatas).

Candi Prambanan terletak di perbatasan antara Jogja dengan Klaten. Kami meluncur ke sana dengan TransJogja sebaga sarana transportasi (Jadi Jakarta punya TransJakarta, dan Jogja punya TransJogja. Kapan ya ada Trans Sragen?!?!). Baru pertama kali ini saya naik TransJogja. Menurut saya sarana ini sangat bermanfaat. Sangat membantu bagi orang-orang yang ingin melancong di Jogja, tetapi tidak memiliki kendaraan pribadi. Cukup dengan 3 ribu rupiah, kita bisa menikmati fasilitas ini kemanapun tujuan kita (di Jogja tentunya). Haltenya cukup mudah ditemukan, busnya lumayan nyaman, meskipun jumlah tempat duduk terbatas. Jadi yang tidak kebagian, terpaksa berdiri. Bagi yang penasaran, silakan datang dan rasakan sensasinya (koyo opo wae..).

OK, ada apa di Prambanan? Yang saya lihat adalah kumpulan bebatuan yang tersusun dengan unik membentuk candi. -_-‘

Apa lagi ya yang bisa diceritain dari Prambanan ya? Silakan buku sejarah aja deh, hehehe…

Abis capek berpanas-panasan di sekeliling candi, kami makan siang di salah satu warung yang cukup terkenal di sana, yaitu Sop Ayam Pak Min. Lumayan nikmat lho.. Setelah perut terisi, kami menuju masjid untuk sholat Dzuhur. Setelah itu, melepas lelah di selasar masjid. Enak tenaan, lantainya dingin, hohooo..

Ni yang pada istirahat kok kayak orang tepar semua, hohohoo..

  • AmPlaz

Dari Prambanan, sorenya kami kembali lagi ke Jogja dengan sarana transportasi yang sama. Di sana, kami sholat dulu di FK UGM yang terkenal mendewa itu. Di sana kami kedatangan satu teman lagi, yaitu Rizky ‘Diqit’. Wah, nambah lagi jadi 14 orang.

Acara dilanjutkan dengan makan-makan di Grha Shaba Pramana. Lumayan, menikmati hawa sore n ngliatin orang pada lari-lari. Ada orang2 lagi latian marching band pula.

Di sana, kami memutuskan bahwa acara malam itu adalah NOBAR!! Ya, nonton bareng. Di Ambarrukmo Plaza (AmPlaz ada ‘L’ nya lho..). Karena rencana yang mendadak dan waktu yang sudah petang, satu-satunya film yang available buat ditonton adalah Tekken. Lumayan seru sih, tapi gak tau kalo bagi para akhwat.. Banyak kekerasan sih, hahaha… Gapapa lah, sekali-sekali..

Di malam itu pula, salah seorang sobat kami yang kuncup mendewa terpaksa kembali ke Bandung lebih awal, karena akan briefing training SSDK esoknya. Siapa lagi kalo bukan Ismail Sunni.

Setelah selesai nonton, kami kembali ke tempat tidur masing-masing. Selesailah serangkaian petualangan di hari kedua.

(masih to be continued..)

Sori ya, tata kata nya masih berantakan.. Maklum, dibikin secara ‘rush‘ di warnet. Dah gitu leletnya minta ampyuun.. T.T

Tunggu episode selanjutnya..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s