IsEF Part II: Gamais Award

Sesuai judulnya, postingan ini adalah lanjutan dari “IsEF Part I”.

Motivasi membaca dari Pak Taufiq Ismail berakhir sekitar jam 12pm.. Rangkaian acara IsEF berlanjut lagi jam 13.00, yakni GAMAIS AWARD.
Gamais Award adalah ajang penghargaan bagi mahasiswa muslim ITB berprestasi sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang diraih. Terdiri dari berbagai kategori, mulai dari bidang akademik (yakni mahasiswa TPB terbaik masing2 fakultas), bidang spiritual (mentor dan muhafidz AlQur’an), entepreneur, perlombaan, hingga tokoh perubahan..

Acara ini diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh seorang anak kelas 3SD yang sudah hafal juz 30. Subhanallah, masih sekecil itu sudah hafidz.. Kalo aku mah hafalannya nambahnya dikit2.. Jadi malu nih, fufufu.. (Ayo Ndra, kalahkan dia, hahaha)

Selanjutnya pembacaan para pemenang award. Konsepnya mirip kayak award-award yang lain, di tiap kategori ada 2 orang menuju panggung, membacakan nominasi, dan mengumumkan pemenangnya.. Dan alhamdulillaah, saya menerima award dari salah satu kategori (silakan tebak sendiri kategori yang mana, hohohoo).

Acara ini jadi tambah meriah dengan adanya berbagai hiburan berupa performansi. Ada nasyid Raikan, tari saman, nasyid Gamais, Rumah Musik Hari Rusli, dan bintang tamunya Nasyid Gradasi. Dan saya benar-benar terpukau saat penampilan Gradasi, keren parah!!

Saya baru tau kalo Gradasi adalah akronim dari “Getar suaRA DAkwah dalam Seni Islam“. Nasyid berkonsep acapella ini cukup terkenal. Mereka tak hanya melantunkan nada-nada, tetapi juga menghibur pemirsa sambil memperkenalkan personil2nya.. Masing2 dari mereka menunjukkan kelebihannya masing-masing.. Yang menarik perhatian saya adalah salah satu yang dapat memainkan harmonika sambil melantunkan suara perkusi ‘duk duk tek jeduk duk tek‘ sekaligus. Keahlian seperti itu sepertinya membutuhkan pengaturan nafas yang cukup ‘mendewa’..

Momen spesial lain yang terjadi pada Gamais Award tadi adalah saat pengumuman pemenang award kategori Tokoh Perubahan.. Beliau lah Kang Ridwansyah Yusuf Achmad. Memang sepertinya seluruh massa kampus sudah tidak asing dengan nama mahasiswa ini.. Kepala GAMAIS ITB 2008/2009, serta Presiden KM ITB 2009/2010. Sudah tidak diragukan lagi, selama 2 tahun berturut-turut beliau berpengalaman memimpin 2 organisasi dengan anggota terbanyak di ITB. Beliau sudah cukup mengukir prestasi, menginspirasi, dan membangkitkan semangat massa kampus. Beliau memang tokoh perubahan yang patut diacungi jempol.. Bahkan, Desember ini beliau bersama 2 orang sahabatnya Insya Allah akan memulai perjalanan yang melegenda, menjelajahi 15 negara dan mempelajari kehidupan umat Islam di sana, dan berujung di Mekkah..
Mari doakan agar mereka berhasil dan mendapat ridho Allah SWT.. Amiin..

Overall.. Gamais Award.. IsEF.. Salut dah..

Saya cukup mengapresiasi diadakannya Gamais Award ini.. Semoga dapat menginspirasi dan memotivasi kita semua.. Mari kita tunjukkan bahwa mahasiswa muslim mampu berprestasi dan berkontribusi pada dunia!!

sekian, CMIIW..
see ya..

Advertisements

4 comments on “IsEF Part II: Gamais Award

  1. wow, ternyata dapat award toh ndra???
    Mantap2x

    eh, ngomong gradasi di atas, saya juga baru tahu kepanjanganya.
    selama ini hanya tahu namanya, mungkin karena namanya biasa saja, jadi tidak menimbulkan penasaran untuk dicari.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s